Wali Kota dan Wawako Buka Pasar Bedug Kota Jambi, Fasha: Rekomendasi Pemkot, Sudah diuji BPOM

JAMBERITA.COM- Mengawali bulan Puasa Ramadan 1440 H, masyarakat menyambut dengan suka cita, tidak terkecuali bagi masyarakat Kota Jambi. Sudah menjadi tradisi yang mengakar di Jambi, Pasar Bedug senantiasa menyemarakkan nuansa bulan suci Ramadan.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya bila Ramadhan tiba, pasar bedug senantiasa menjadi suatu hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Pemerintah Kota Jambi pun setiap tahunnya memfasilitasi diadakannya pasar bedug rakyat yang selalu ditempatkan di kawasan Pasar Jambi.

Senin sore (6/5), Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME meresmikan dimulainya Pasar Bedug Pemkot Jambi, yang berlokasi di Jalan Rd. Mattaher, sebelah Saimen Pasar Jambi. Diwaktu yang bersamaan Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, turut pula meresmikan pasar bedug swadaya masyarakat yang dikelola oleh pemuda masjid Al-Muhajirin Perumnas Kotabaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fasha mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan Pasar Bedug Ramadan yang diprakarsai Pemkot, pihaknya selalu mengutamakan jaminan kualitas kesehatan makanan yang di perjual belikan. Hal tersebut dilakukan untuk menghadirkan ketenangan bagi masyarakat pada saat mengkonsumsi makanan yang dijajakan.

"Pemkot telah bekerjasama dengan BPOM untuk meneliti kualitas makanan yang ada di pasar bedug. Hampir semua sudah di uji coba oleh badan pengawas obat dan makanan. Terutama di dua tempat yang sudah di ujicoba, yaitu di sini (pasar red.) dan di pasar beduk Jelutung Perumnas. Ada sekitar 80 sampel yang di ambil dan semua di nyatakan sehat, bersih dan layak untuk di komsumsi. Kepada masyarakat, kami sarankan untuk berbelanja di pasar beduk yang sudah di rekom oleh Pemkot Jambi," ujar Wali Kota Fasha.

Dilokasi berbeda, Wawako Maulana menyebutkan bahwa kegiatan pasar beduk yang dikelola oleh masyarakat, merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakan bulan Ramadan yang perlu terus dipertahankan untuk menambah kemeriahan di bulan Ramadan.

"Pasar bedug ini termasuk salah satu cara untuk menggeliatkan ekonomi kerakyatan, terutama usaha dibidang makanan. Sehingga diharapkan dengan adanya pasar ini di bulan Ramadan, bagi kalangan UMKM, terutama pedagang kuliner, menjadi momen untuk menaikkan omzet penghasilan bagi mereka. Pemerintah Kota Jambi akan terus mendukung kegiatan ini, asalkan dilakukan sesuai dengan prosedur yaitu melalui perizinan dari pihak terkait dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan ini berlangsung," jelas Wawako Maulana.

Pada kesempatan itu pula, kedua pemimpin Kota Jambi itu, turut menghimbau pedagang untuk dapat menjalankan dagangan dengan tertib, serta mengikuti aturan yang telah dibuat.

"Kami berharap selain berjualan dengan tertib, kami juga menghimbau pedagang untuk menjual makanan yang sehat dan tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan. Tidak lupa saya ingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar, karena biasanya aktivitas ini secara langsung meningkatkan produksi sampah terutama sampah plastik yang saat ini sudah kita batasi penggunaannya," pungkas Fasha.

Di berbagai lokasi Pasar Bedug Ramadan di Kota Jambi, masyarakat akan dengan mudah mendapatkan berbagai panganan berbuka, terutama masakan dan berbagai jajanan kuliner daerah Jambi yang jarang dijual di pasaran pada hari biasanya. Seperti serabi, lamang tapai, dan bernavai kue tradisional. Tidak sedikit yang turut berjualan berbagai masakan rumahan, dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat