BPPRD Kota Jambi Kembali Melakukan Uji Petik Wajib Pajak Parkir

Optimalisasi pendapatan asli daerah sektor pajak daerah terus dilakukan dengan berbagai macam inovasi, bergerak cepat secara maraton, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi kembali melakukan percepatan peningkatan pajak daerah, kali ini sektor pajak parkir dengan melakukan kegiatan uji kepatuhan/ uji petik terhadap beberapa wajib pajak parkir dalam Kota Jambi. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta peraturan perpajakan daerah. 
Bukan tanpa alasan sebab, dengan karakteristik daerah yang minim sumber daya alam, tentu saja Pemkot Jambi harus memutar otak untuk menggali potensi penerimaan daerahnya dari sektor pajak daerah yang menjadi kewenangannya. Pajak merupakan sektor utama yang menjadi prioritas Pemkot Jambi untuk dioptimalkan dengan baik. Dalam penjelasannya kepala BPPRD Subhi, S.sos, MM menambahkan bahwa, uji petik parkir ini bertujuan guna menguji kepatuhan wajib pajak itu sendiri kita terus berupaya menggugah wajib pajak agar taat dan tepat waktu dalam membayar pajak dan kita terus membangun komunikasi dengan baik untuk menggugah kesadaran wajib pajak.
senada dengan Kepala BPPRD, Kepala bidang pengembangan dan evaluasi . Rosi Elida RA , SE juga mengatakan bahwa pelaksanaan uji petik parkir ini bertujuan untuk menggenjot pendapatan asli daerah disektor pajak parkir. Kita cek kepatuhannya dalam membayar pajak sesuai dan tepat waktu namun kalau ada yg bandel kita tetap proses sesuai ketentuan.
Karena pajak yg mereka bayarkan untuk membangun kota jambi. Tutur kabid PE yg akrab dipanggil Kak R
" Pajak Dari Kito untuk kitolah "